BAB II. ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM RESPIRASI, KARDIOVASKULAR DAN CEREBROVASKULAR
I. Sistem Respirasi
Anatomi sistem respirasi terbagi menjadi 4 komponen yaitu; Saluran nafas ~Alveoli~Komponen Neuromuskular~Komponen Pembuluh darah arteri,Kapiler & Vena-vena.
Saluran pernafasan terbagi menjadi saluran bagian atas & saluran bagian bawah.
- Bagian atas terdiri dari ; hidung, mulut, faring & laring
- Bagian bawah terdiri dari ; trakea, bronkus, bronkiolus, Alveoli
Alveoli dilapisi selapis sel tipis dengan pembuluh darah kapiler yang didalamnya terdapat kantung udara tempat pertukaran oksigen & karbondioksida
Arteri pulmonalis merupakan pembuluh darah yang keluar dari ventrikel kanan berisi darah dengan kandungan oksigen rendah menuju ke alveoli paru.
Sistem respirasi berfungsi membawa oksigen dari udara luar kedalam darah dan membuang karbondioksida dari dalam tubuh.Guna oksigen di dalam tubuh adalah; sebagai bahan bakar pada metabolisme tubuh.
* ASIDOSIS METABOLIK adalah kondisi terjadinya penurunan jumlah yang dibawa dalam darah / kegagalan darah mengikat oksigen yang dapat mengakibatkan kerusakan jaringan.
* ASIDOSIS RESPIRATORIK adalah suatu kondisi dimana terjadi suatu kegagalan sistem respiratorik untuk mengeluarkan karbondioksida dari tubuh sehingga terjadi penumpukan gas karbondioksida (hiperkabia)
Sumbatan jalan nafas adalah tertutupnya jalan nafas yang umumnya disebabkan oleh benda asing yang menutupi jalan nafas / jatuhnya lidah dan epiglotis, saat penderita tertidur atau dalam kondisi tidak sadarkan diri (pinsan).
II. Sistem Kardiovaskular
Sistem kardiovaskular meliputi jantung, arteri, vena, dan kapiler. Jantung memiliki ruang-ruang yang saling berhubungan yang terbungkus oleh selaput kuat yang disebut "Perikardium", dinding ruangnya disebut "Miokard"
Perikardium ada 2 bagian : Parietal dan Viceral yang membentuk rongga dan berisi cairan pelumas (Cairan Perikardium) fungsinya untuk mengurangi gesekan akibat gerakan jantung.
Ruang jantung ada 4 bagian : 2 atrium & 2 ventrikel (kanan -Kiri).
Atrium & Ventrikel Kanan menerima darah karbondioksida dari seluruh tubuh ke paru-paru untuk pertukaran gas di alveoli.
Setelah terjadi pertukaran gas karbondioksida dan oksigen di alveoli kembali kejantung bagian atrium dan ventrikel kiri melalui vena pulmonalis lalu dipompakan keseluruh tubuh.
Otot jantung mendapat suplay darah dari arteri koroner yang terbagi menjadi arteri koroner kanan dan kiri.
Jantung berfungsi untuk memompa darah keparu-paru serta keseluruh tubuh. Pembuluh darah arteri dan vena berperan sebagai pipa penyaluran darah dari jantung. Pertukaran gas karbondioksida serta oksigen dalam darah terjadi di alveoli dengan perantara pembuluh darah kapiler.
Untuk pernafasan tingkat sel, pertukaran gas karbondioksida serta oksigen terjadi pada mitokondria secara terus menerus yang diteruskan kedalam darah sebelum terjadi pertukaran di alveolus.
Jantung memiliki fungsi pompa ganda, yaitu jantung bagian kanan menerima darah dengan kandungan karbondioksida yang lebih banyak dari seluruh tubuh, lalu dipompakan melalui ventrikel kanan ke paru-paru untuk pertukaran gas secara difusi di alveolus. Lalu darah yg mengandung banyak oksigen dipompakan kembali keseluruh tubuh dan arteri koroner melalui vena pulmonalis menuju atrium kiri, masuk ke ventrikel kiri.Denyut jantung normal pada orang yang sedang istirahat, yaitu;
- 60-80x/menit untuk orang dewasa
- 80-100x/menit untuk anak-anak
- 100-140x/menit untuk bayi
Jantung memompakan darah sekitar 70cc perkali, kurang lebih darah yang yang dipompakan jantung sekitar 5 liter darah permenit.
Darah dipompakan keluar dari jantung melalui kontraksi miokardium yang diawali dengan cetusan listrik secara alami di nodus sinoatrial yang diteruskan menuju nodus atrioventrikular dan dihantarkan menuju serabut purkinje melalui berkas his sebelum menggerakkan otot miokardium untuk memompakan darah keluar dari jantung.
III. Sistem Serebrovaskular
Susunan sistem syaraf pusat terdiri dari otak besar (serebrum), otak kecil (serebelum), batang otak dan susunan syaraf spinal. Serebrum terbagi menjadi 2 hemisfer (bagian besar) yaitu hemisfer kiri dan kanan. Setiap hemisfer terbagi menjadi beberapa lobus yaitu; lobus anterior, medius, parietal,temporal dan oksipital.
Masing-masing hemisfer mengontrol dan mengatur bagian yang berbeda dari tubuh. Secara garis besar, hemisfer kiri mengendalikan tubuh sebelah kanan dan hemisfer kanan mengendalikan tubuh sebelah kiri.
Batang otak terletak diantara otak besar dan susunan syaraf spinal memiliki beberapa jaras (traktus) yang menghubungkan antara otak besar, otak kecil dan syaraf spinal.
Keistimewaan batang otak adalah merupakan pusat pengendali syaraf otonom (syaraf yang berdiri sendiri) contohnya pusat pernafasan (respiratori) dan peredaran darah (sirkulasi).
Otak merupakan organ tubuh yang paling banyak membutuhkan oksigen, sehingga diperlukan suplai darah kaya oksigen secara konstan. Apabila terjadi gangguan aliran darah bahkan kerusakan akan mengakibatkan kerusakan jaringan otak hingga menimbulkan kematian.
Pembuluh darah yang mensuplai darah ke otak ada 2, yaitu ;
![]() |
| Add caption |
- arteri karotis kiri dan kanan 80% suplai darah,
- arteri vetebralis kiri dan kanan 20% suplai darah
Kedua arteri ini bertemu dan membentuk lingkaran yang disebut arteri sirkulus willisi
Kerusakan jaringan otak menyebabkan penurunan fungsi bagian yang terkena, sebaliknya bagian otak yang tidak mengalami kerusakn akan tetap berfungsi secara normal. Metabolisme yang terganggu seperti henti jantung akan mempengaruhi sel-sel otak. Saat terjadi henti jantung semua sel tubuh akan terpengaruh, demikian juga sel otak.
INTERAKSI SISTEM RESPIRASI, JANTUNG DAN OTAK
Tujuan utama pertolongan gawat darurat kardiovaskular untuk mempertahankan serta memelihara, kalau mungkin mengembalikan pasokan oksigen secara normal ke organ tubuh yang sangat membutuhkan oksigen.
